Ketika manisnya madu telah ku rengkuh
Kini yang ada dalam benakku hanyalah rasa khawatir
Semakin hari semakin diliputi kegundahan dalam hatiku
Enatah mengapa? Di satu sisi aku sangat yakin melangkah dengannya
Namun di sisi lain aku bimbang akan diriku sendiri
Aku takut bila saatnya telah datang
Saat di mana ku temui dua persimpanagan jalan
yang terpakasa kupilih salah satu
dan harus meninggalkannya
Ku tak bisa bayangkan saat itu terjadi
Mungkin ku tak akan bisa terima
Mengapa secepat itu kebahagiaanku ku dapat
Aku pasti kehilangan setengah hatiku, ragaku, dan semanagatku
Tapi yang pasti kebahagiaan pasti akan menungguku
Dan kesetiaanku akan tetap abadi memencarkan sinarnya
No comments:
Post a Comment